Wonogiri – Balai POM di Surakarta menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan di Kabupaten Wonogiri Tahun 2025 pada Kamis (21/08/2025). Monev berlangsung di Aula PLHUT Lantai II, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonogiri dengan mengundang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Wonogiri dan Kader Keamanan Pangan Sekolah. Monev ini bertujuan untuk mengetahui progres program, mengukur capaian target yang telah ditetapkan, dan memperoleh rekomendasi perbaikan.
Acara dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Wonogiri, Hariyadi dan Kepala Balai POM di Surakarta, Muhammad Fajar Arifin. “Terima kasih (BPOM) telah memilih Kabupaten Wonogiri, dalam hal ini salah satunya sekolah di bawah binaan kami, MTs (Negeri) 1 (Wonogiri) menjadi lokus program, semoga penerapan keamanan pangan dapat berlanjut,” ungkap Hariyadi dalam sambutannya. Acara dilanjutkan dengan paparan materi oleh Kepala Balai POM di Surakarta dan diskusi.
Pada akhir kegiatan, Balai POM di Surakarta menyerahkan Sertifikat Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan, Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah (PBKPKS), tanda mata, dan produk informasi kepada tiga sekolah yang berdasarkan penilaian telah memenuhi syarat, yaitu SD Negeri 7 Wonogiri, MTs Negeri 1 Wonogiri, dan SMA Negeri 1 Wonogiri. Kedepannya, sekolah harus tetap menerapkan keamanan pangan secara berkelanjutan dan program diimbaskan ke sekolah lainnya. (SDC)